venerdì, febbraio 25, 2005

Secuplik Cerita Cappuccino

Dari bukunya Matt Frei: "ITALY, the unfinished revolution", orang Italia punya aturan sendiri untuk minum cappuccino.

1. Jangan pernah sekalipun minum cappuccino setelah jam 11 siang. Orang Italia hanya minum cappuccino sebagai sarapan pagi. Biasanya dimakan bareng cornetto alias croissant, atau brioche. Di Itali, yang minum cappuccino setelah jam 11, berarti orang itu either kesiangan atau turis yang belum tahu custom mereka.

2. Never order a cappuccino after lunch or dinner.
Makanan Itali yang padat dan sarat lemak; keju, pasta, susu… bikin perut kita penuh. Padahal cappuccino itu sendiri, lebih 2/3 bagiannya terdiri atas susu hangat. Kalau kita pesan cappuccino, mereka akan mencap kita sebagai turis aseli. Dampaknya? Kenaikan harga yang lumayan pada bill kita. Tapi kalau pelayannya nawarin cappuccino setelah jam 11, kemungkinan besar café itu hanya untuk turis. Dan biasanya, selain makanannya kurang otentik (gak enak gituh…), harganya juga harga turis, alias MAHAL!!

3. Never have your cappuccino sitting down.
Kecuali kalau kita mau bayar lebih untuk duduk di teras. Kayaknya, hal ini juga berlaku kalau kita mau pesan espresso.

4. Make sure u know what kind of cappuccino you want.
Bollente (Boiling hot), Senza schiuma (tanpa foam), Con cioccolato (pakai coklat bubuk), atau in vetro (dalam gelas).


Lain cappucino, lain espresso yang bisa diminum sepanjang hari.
Dan orang Italia terhitung disiplin dalam hal ini. Minum espresso, menandai akhir dari ritual makan. Berarti setelah itu, nggak boleh makan apa-apa lagi. Hmm... mungkin cara ini bisa dipakai sebagai trik untuk mengurangi porsi makan ya??


moon info

Powered by Blogger